Pemberdayaan Ekonomi berbasis Syariah

Opened_Qur'anBila melihat sejarah pendirian masyarakat madani 14 abad yang lalu, ketika Rasulullah SAW dan para sahabatnya hijrah ke Madinah, ekonomi menjadi salah satu pusat perhatian. Maka selain membangun masjid, juga dibangun pasar. Masjid sebagai simbol sosial spiritual dan budaya serta politik, dengan dijadikan pusat pendidikan (tarbiyah), pusat pemerintahan, juga pusat ibadah. Sementara pasar sebagai simbol pembangunan ekonomi umat. Ekonomi Islam dalam Masyarakat Madani punya posisi tawar yang kuat. Hal inilah yang melatar belakangi mengapa sektor yang satu ini harus mendapat perhatian yang seimbang dalam kajian keislaman masa kini. Ekonomi tidak dipisahkan dari kehidupan spiritual, begitupun kehidupan spiritual tidak ditegakan begitu saja tanpa dukungan ekonomi. Perencanaan keuangan sebagai bagian dari upaya mensosialisasikan ekonomi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi penegakan syariah, seperti firman Allah Ta’ala dalam surat ke-3 (Ali ‘Imran) ayat 110 “ adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”. Ekonomi syariah hanya akan tegak bila bersandar pada rukun islam, dimana zakat sebagai landasan utamanya benar-benar diamalkan. Zakat (tabarru) akan menjadi basis utama keuangan Inkubator bisnis selain perputaran modal dari tijarah yang bersumber pada infaq & shadaqah. slide1 

 

 

 

 

 

 

%d blogger menyukai ini: