Pelatihan Manajemen untuk UMKM

Manajemen dan bisnis adalah dua pengertian yang berbeda. Namun kadang kala kita sering menyamakan konsep dan pemahaman dua kata tersebut. Misalnya, jika anda mencari konsultan untuk membantu membenahi perusahaan anda, di dalam benak anda yang terpikirkan adalah konsultan manajemen dan konsultan bisnis. Mengapa? dalam konsep orang awam manajemen diartikan sebagai mengatur, mengelola, atau mengontrol sedangkan konsep bisnis diartikan sebagai berdagang, berusaha, mengelola perusahaan. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas konsep manajemen dan bisnis dalam pengertian yang sebenarnya.
Konsep dan Pengertian Manajemen
konsep manajemen diartikan Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W.Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Fungsi Manajemen dapat diringkas menjadi fungsi yang pertama adalah Perencanaan (planning). Fungsi ini adalah fungsi manajemen yang harus mampu menjawab 5W1H yaitu Apa yang direncanakan (What), Mengapa direncanakan? ( Why), Kapan dilakukan? (When), Dimana dilakukan? (Where) dan Oleh siapa yang melakukan? (Who) dan yang terakhir adalah bagaimana melakukannya? (How)
Fungsi kedua manajemen adalah Pengorganisasian (Organizing). Yaitu fungsi manajemen yang berhubungan dengan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab. Di sini masing-masing orang di dalam fungsi manajemen memiliki job description yang jelas dan terstruktur. Fungsi selanjutnya adalah Pelaksanaan (Actuating) adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan bagaimana cara melakukan atau menggerakan personal untuk menjalankan tugas dan perannya masing-masing di dalam organisasi perusahaan. Fungsi Controlling atau pengawasan adalah fungsi manajemen dimana peran dari personal yang sudah memiliki tugas, wewenang dan menjalankan pelaksanaannya perlu dilakukan pengawasan agar supaya berjalan sesuai dengan tujuan, visi dan misi perusahaan. Di dalam manajemen perusahaan yang modern fungsi control ini biasanya dilakukan oleh divisi audit internal.
Konsep dan Pengertian Bisnis
Secara umum pengertian ekonomi bisnis adalah kegiatan untuk melakukan proses jual dan beli barang dan jasa kepada konsumen untuk mendapatkan laba atau keuntungan. Asal kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business. Aktivitas bisnis bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Bahkan dalam dunia saat ini aktivitas bisnis dapat dilakukan tanpa harus bertatap muka antara penjual dan pembeli. Konsep bisnis yang dilakukan diinternet ini sudah menjadi aktivitas bisnis yang tidak terbatas oleh waktu dan ruang bahkan usia. Kata bisnis sendiri masih menjadi perdebatan. Bisnis dapat merujuk pada badan usaha atau perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnis.
Bisnis dapat dikelompokan berdasarkan aktivitas bisnis yang dilakukannya dalam rangka mendapatkan laba atau keuntungan.
1. Bisnis yang memproduksi barang atau disebut dengan manufacture. Aktivitas bisnis ini biasanya memproduksi barang untuk kemudian dijual atau diperdagangkan ke konsumen atau pihak ketiga yang disebut distributor.
2. Bisnis yang memproduksi jasa. Aktivitas bisnis ini biasanya memproduksi kemampuan yang bersifat skill seperti konsultan bisnis atau konsultan manajemen. Yang menjadi produk dari bisnis jasa adalah kemampuan dari personal secara soft skill.
Bagaimana Manajemen Bisnis bisa Membantu Perusahaan Menjadi Lebih Maju?
Sebenarnya tidak ada formula manajemen bisnis yang menjamin bahwa dengen menerapkan suatu manajemen binsis maka otomatis akan berhasil menjadi perusahaan besar dan maju. Perlu difahami bahwa adanya manajemen bisnis diperlukan untuk mengatur dan mengelola perusahaan agar lebih teratur, rapi dan sesuai dengan keinginan dari pemilik perusahaan atau tujuan dari perusahaan itu berdiri. Suatu perusahaan yang sudah menerapkan sistem manajemen tertentu seperti ISO 9001, Six Sigma, Balance Score Card atau pun blue ocean strategy tidak menjamin perusahaan tersebut menjadi besar. Seperti yang sudah saya tulis di artikel berjudul “Integrated Performance Management: Bagaimana Konsultan Manajemen Bisa Membantu Anda?” penerapan sistem manajemen yang bagus dan berkualitas tanpa adanya integrated management akan menjadi sia-sia dan membuang biaya.
Namun dalam prinsip manajemen untuk menjalankan bisnis perusahaan sistem manajemen yang direkomendasikan adalah seperti yang diuraikan diatas yaitu adanya fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan fungsi kontrol. Dengan menjalankan formula manajemen seperti itu diharapkan bisnis perusahaan akan berjalan dengan baik dan mencapai sasaran sesuai dengan tujuan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: